Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 3 September 2026 · ~220 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Microsoft Mulai Buka Angka Revenue Azure, Tanda Besar Buat Bisnis Cloud

Microsoft rombak cara lapor keuangan. Bisnisnya dipecah jadi dua segmen besar dan revenue Azure akhirnya diumbar ke publik per kuartal buat pertama kalinya.

Gue akui, berita soal laporan keuangan biasanya masuk kategori bacaan yang bikin ngantuk. Tapi yang diumumin Microsoft kali ini beda.

Perusahaan ini ngerombak total cara mereka ngejelasin bisnis ke investor. Strukturnya dipangkas dari tiga segmen jadi dua, dan yang paling disorot, revenue Azure akhirnya dibuka sendiri tiap kuartal.

Yang berubah sekarang

Selama ini Microsoft lapor dari tiga segmen, Productivity and Business Processes, Intelligent Cloud, sama More Personal Computing. Sekarang disederhanain jadi dua, Agents and Infra dan Devices and Consumer. Azure yang tadinya nyempil di Intelligent Cloud sekarang dilaporin revenue-nya sebagai angka tersendiri.

Kenapa ini penting

Keputusan ini nunjukin sejauh mana AI udah ngarahin cara Microsoft jalan. Dengan bikin Azure jadi sorotan utama, investor bisa liat langsung seberapa besar pertumbuhan infrastruktur cloud mereka, termasuk beban kerja AI yang lagi naik drastis. Transparansi kayak gini jarang banget dari vendor sebesar Microsoft.

Ini bukan cuma urusan akuntansi. Cara Microsoft ngeklaimin bisnisnya sekarang jadi sinyal mana yang bener-bener mereka andelin. Buat industri cloud, angka Azure yang mulai terbuka ini bakal jadi salah satu metrik paling seru buat diikuti.

Sumber: Microsoft discloses Azure revenue as part of major financial reporting changes