Dipublikasikan: 22 Juli 2026 · ~246 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Airbus Tinggalkan AWS, Pindah 70 Aplikasi Kritis ke Cloud Prancis
Airbus resmi migrasi 70 aplikasi kritis dari AWS ke Scaleway, cloud asli Prancis. Bukan cuma soal harga, ini soal kedaulatan data Eropa.
Airbus bikin langkah besar. Mereka mindahin 70 aplikasi kritis dari AWS ke Scaleway, penyedia cloud asal Prancis. Dan ini bukan proyek kecil-kecilan.
Yang sebenarnya terjadi
Airbus memindahkan 70 aplikasi critical dari AWS ke Scaleway sebagai bagian dari dorongan digital sovereignty. Tujuan utamanya jelas, menjaga data sensitif tetap dalam kontrol Eropa. Scaleway dipilih bukan cuma karena teknisnya oke, tapi juga karena penawaran komersialnya kompetitif dibanding hyperscalers kayak AWS.
Tapi ini baru tahap awal. Rencananya, total 900 aplikasi bakal ikut migrasi, termasuk ERP, CRM, manufacturing execution, dan product lifecycle management. Gila juga skalanya.
Kenapa ini penting buat kita
Buat lo yang kerja di tech atau IT enterprise, ini sinyal jelas. Era digital sovereignty udah mulai beneran terjadi. Negara-negara mulai sadar kalau naruh data vital di cloud luar negeri itu risiko politik dan regulasi. Indonesia juga mulai ngomongin data residency dan UU PDP.
Yang menarik, Airbus nggak keluar total dari US cloud. Mereka masih pakai provider AS buat workload yang kurang sensitif. Artinya, strateginya balanced, bukan all-in atau all-out. Ini pola yang kemungkinan bakal diikuti enterprise lain.
Langkah Airbus ini contoh nyata bahwa cloud sovereignty bukan cuma wacana politik. Ini strategi bisnis dan teknis yang udah mulai dijalankan. Enterprise di Indonesia bisa ambil pelajaran dari sini.
Sumber: Airbus Migrating 70 Critical Apps From AWS to France's Scaleway