Lewati ke konten utama

Dipublikasikan: 2 Juli 2026 · ~219 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

T-Mobile Tinggalkan VMware, Efek Domino Akuisisi Broadcom Mulai Terasa

T-Mobile kabarnya migrasi 303.000 core VMware sambil lawan Broadcom di pengadilan. Ini jadi alarm buat enterprise yang masih pakai perpetual license.

Drama antara Broadcom dan para pengguna VMware makin panas. Kali ini T-Mobile yang angkat bicara, dan caranya cukup ekstrem: mereka siap angkat kaki dari VMware sambil bawa perkara ini ke pengadilan.

Ini bukan sekadar sengketa lisensi biasa. Ini bisa jadi momen di mana banyak enterprise mulai berpikir ulang soal ketergantungan mereka ke VMware.

Pisah secara resmi

T-Mobile dikabarkan mulai migrasi dari VMware. Mereka punya 303.000 core yang harus dipindahin ke platform lain. Bayangin aja segede apa operasinya. Ini bukan pindah instan, prosesnya bisa makan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan.

Apa yang sebenarnya terjadi

Ceritanya, T-Mobile deal sama VMware tahun 2023. Mereka beli perpetual license plus dua tahun support, dengan opsi perpanjangan setahun. Masuk Broadcom, semua aturan main berubah. Broadcom berhenti jual perpetual license, paksa pelanggan pindah ke bundel subscription doang. T-Mobile nggak terima, apalagi dukungan yang dijamin kontrak bakal habis 3 Agustus. Mereka bawa perkara ini ke pengadilan.

Migrasi infrastructure sebesar T-Mobile jelas nggak instan, tapi keputusan mereka ngirim sinyal jelas: era perpetual license VMware udah berakhir. Kalau lo masih nunggu-nunggu, mending mulai rencanain langkah lo sekarang.

Sumber: T-Mobile Appears To Be Quitting VMware Amid Support Rights Lawsuit With Broadcom