Lewati ke konten utama

Dipublikasikan: 29 Juni 2026 · ~235 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Startup Pollen Coba Hapus Artikel Kritis, Google Ikut Terseret

Sebuah startup diduga menggunakan pengaruhnya buat bikin artikel investigatif lenyap dari Google. Ini jadi tamparan keras buat transparansi di ekosistem startup.

Cerita kontroversial datang dari The Pragmatic Engineer. Sebuah startup bernama Pollen disebut-sebut mencoba menghapus artikel yang ngomongin CEO dan CTO mereka dari peredaran. Yang bikin heboh, Google disebut ikut bantu proses penghapusan ini.

Kronologi kejadian

Gergely Orosz, penulis blog The Pragmatic Engineer, nulis artikel investigatif tentang Callum Negus-Fancey dan Wright, CEO dan CTO Pollen. Gak lama setelah artikelnya naik, muncul usaha dari pihak Pollen buat bikin artikel itu ilang. Yang lebih serem lagi, Google dikabarin ikut membantu proses penghapusan konten ini. Bayangin, sebuah platform sebesar Google dianggap bisa dipengaruh buat menghilangkan informasi yang dianggap merugikan suatu perusahaan.

Kenapa ini penting buat ekosistem startup

Ini bukan cuma soal satu startup. Ini soal preseden berbahaya. Kalau startup dengan modal besar bisa seenaknya bikin artikel kritis hilang dari hasil pencarian, itu artinya transparansi di ekosistem startup terancam. Investor, jurnalis, dan publik berhak tahu informasi tentang perusahaan, apalagi yang udah raise dana besar. Pollen bukan kasus pertama dan mungkin bukan terakhir.

Kasus Pollen ini baru mulai terkuak, tapi udah cukup jadi tamparan keras. Gue harap ini jadi pelajaran buat startup lain: jangan coba-coba main api dengan sensor informasi. Karena api itu bisa balik membakar lo sendiri.

Sumber: Pollen (CEO Negus-Fancey, CTO Wright) tried to remove article, and Google helped