Dipublikasikan: 29 Juni 2026 · ~256 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Erin Brockovich Kembali Angkat Bicara: Kali Ini Lawan AI Datacentres
Aktivis lingkungan legendaris yang dulu bikin PG&E ciut sekarang punya target baru. Kali ini gue denger dia lagi lawan AI datacentres yang dikhawatirkan rusak lingkungan.
Lo inget Erin Brockovich? Aktivis lingkungan yang perkaranya sama PG&E diabadikan jadi film sama Julia Roberts. Nah, sekarang gue denger dia punya target baru: AI datacentres.
Kenapa datacentre jadi sasaran
Brockovich cerita gue dia bangun pagi dan nemu 30 email dari orang-orang di kota yang sama. Semuanya ngadu soal dampak AI datacentre di daerah mereka. Dari masalah konsumsi air, polusi suara, sampai dampak ke jaringan listrik lokal. Ini bukan kasus kecil. Datacentre AI modern butuh daya listrik raksasa dan sistem pendingin yang boros air. Makin banyak datacentre dibangun, makin besar dampaknya ke warga sekitar.
Pertarungan yang berat
Brockovich sendiri ngaku ini pertarungan yang jauh lebih berat dibanding kasus PG&E dulu. Kata dia, kita lawan kekuatan yang punya semua uang di dunia. Perusahaan teknologi besar punya dana super besar buat lobi dan PR. Tapi Brockovich punya satu hal yang gak bisa dibeli: pengalaman puluhan tahun lawan korporasi besar. Dia udah buktiin kalau komunitas yang terorganisir bisa lawan raksasa mana pun.
Cerita Brockovich ini pengingat kalau setiap teknologi punya sisi gelap. Boom AI emang bikin banyak hal jadi mungkin, tapi jangan lupa dampaknya ke bumi dan orang-orang di sekitar datacentre. Masalah ini gak akan selesai dalam semalam, tapi setidaknya diskusinya udah mulai.