Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 22 Agustus 2026 · ~320 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Startup Ini Latih AI di Kulit Manusia yang Masih Hidup

Ada startup yang diam-diam ngembangin AI buat uji senyawa skincare di jaringan kulit manusia yang dijaga tetap hidup selama berminggu-minggu. Cerita ini baru kebuka sekarang.

Buat yang mikir AI cuma buat nulis email atau bikin gambar, cerita ini bakal ngelurusin persepsi. Michael Polansky, yang lebih dikenal publik sebagai partner Lady Gaga dan mantan deputi Sean Parker, diam-diam ngejalanin startup AI yang fokus ke perawatan kulit.

Startup-nya punya teknologi yang cukup gila di atas kertas. Dia bisa jaga jaringan kulit manusia tetap hidup di luar tubuh selama berminggu-minggu, lalu dipake buat nemuin senyawa skincare baru. Baru sekarang cerita ini kebuka ke publik.

Teknologi di baliknya

Konsepnya begini. Daripada uji produk skincare di model yang jauh dari kondisi asli kulit manusia, mereka pake jaringan kulit yang beneran masih hidup. Jaringan itu dirawat di luar tubuh, terus dikasih berbagai senyawa buat dilihat reaksinya.

AI-nya yang jadi otak dari proses ini. Model dilatih buat baca data dari jaringan hidup itu, dari respons sel sampai perubahan lain yang susah ditangkap mata telanjang. Targetnya nemuin compound yang efektif dengan cara yang lebih cepat dan lebih relevan secara biologis.

Kenapa ini penting

Ini contoh nyata konvergensi AI sama biotech yang sering cuma jadi jargon. Di sini AI bukan dipake buat bikin konten, tapi buat narik kesimpulan dari data biologis yang rumit banget. Itu beda level.

Industri skincare dan kosmetik selama ini sering dikritik karena metode ujinya kurang representatif. Kalau teknologi kayak gini beneran jalan, cara industri ngetes dan ngembangin produk bisa berubah total, plus dorongan buat mengurangi pengujian yang nggak perlu.

Startup kayak gini nunjukin kalau AI paling menarik justru pas dipake buat masalah yang konkret dan berdampak nyata. Soal hasilnya bakal seberapa gede, itu masih ditunggu. Tapi arahnya udah jelas, AI mulai masuk ke ranah yang jauh lebih dalam dari sekadar bikin konten.

Sumber: Michael Polansky is training an AI model on skin that's still alive