Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 18 Agustus 2026 · ~246 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Startup AI Automation Relay Tutup, Timnya Gabung ke Chrome Google

Relay, startup AI automation, resmi tutup. Timnya langsung direkrut Google buat garap rencana AI di Chrome. Ini sinyal apa buat industri?

Kabar pahit manis dari dunia startup AI. Relay, startup yang fokus di AI automation, resmi tutup. Kabar baiknya, timnya gak bubar ke mana-mana.

Google langsung ngerekrut mereka buat gabung ke tim Chrome. Founder sekaligus CEO Relay, Jacob Bank, sempat ngasih kode kalau ada rencana gede buat bikin kerjaan di Chrome makin gampang dengan bantuan AI.

Apa yang terjadi

Relay menutup perusahaannya dan stafnya pindah ke tim Chrome di Google. Buat yang baru kenal, Relay bergerak di bidang AI automation, jadi ini bukan startup kecil yang tiba-tiba kolaps tanpa jejak.

Yang menarik, ini bukan akuisisi biasa. Perusahaan ditutup, tapi orang-orangnya langsung punya rumah baru di salah satu produk paling penting dari Google.

Artinya buat developer

Kalau lo ngikutin perkembangan AI, ini sinyal yang cukup terang. Google makin serius naruh AI di Chrome, dan automation bakal jadi salah satu fokusnya.

Kutipan Jacob Bank soal rencana bantu orang kerja pakai AI di Chrome buat nyelesaiin sesuatu, nunjukin arahnya ke AI agent yang bisa bertindak langsung di browser. Bukan cuma chatbot yang jawab pertanyaan.

Relay udah tutup, tapi pengaruhnya kemungkinan besar bakal kelihatan di Chrome dalam bentuk fitur AI yang lebih cerdas. Buat yang penasaran sama masa depan AI di browser, ini salah satu petunjuk paling jelas.

Sumber: AI automation startup Relay shuts down, staff joins Google’s Chrome team