Lewati ke konten utama

Dipublikasikan: 22 Juni 2026 · ~1 menit baca

Polisi Pake Kamera Flock Buat Stalking Mantan, Lagi dan Lagi

Polisi di Florida ditangkap gegara stalking mantan pakai Flock ALPR system. Tapi ini bukan kejadian pertama. Sistemnya sendiri yang bermasalah atau orangnya?

Seorang polisi di Florida kedapatan ngecek plat nomor mantan pacarnya di sistem Flock Automated License Plate Reader sebanyak 69 kali dalam setahun. Bahkan plat nomor ibunya ikut dicek 24 kali. Dia cuma dihukum satu hari penjara. Tapi yang bikin merinding, kasus ini bukan pengecualian.

Bukan satu-dua kejadian

Menurut laporan 404 Media, kasus serupa terus bermunculan di berbagai negara bagian. Polisi yang punya akses ke sistem Flock sering banget menyalahgunakannya buat nge-stalk pasangan atau mantan mereka. Pola ceritanya selalu mirip: oknum polisi mengakses sistem secara berkala buat nge-track seseorang dalam hitungan minggu atau bulan. Sistem yang seharusnya dipakai buat investigasi kriminal, malah jadi alat stalking pribadi.

Masalah sistemik atau oknum?

Ini pertanyaan kunci. Flock sendiri adalah sistem yang powerful banget. Kamera ALPR-nya ada di mana-mana, bisa ngerekam dan nge-track kendaraan secara real-time. Masalahnya, akses ke data ini gampang banget disalahgunakan. Belum ada audit ketat atau log yang memadai buat mencegah penyalahgunaan. Jadi meskipun yang salah adalah oknum individunya, sistem yang terlalu terbuka juga ikut jadi biang kerok.

Kasus Flock ini bukan sekadar berita kriminal biasa. Ini jadi studi kasus soal bagaimana teknologi yang niatnya baik bisa dipakai buat hal sebaliknya. Kalau gak ada security protocol yang serius, data lo bisa dipake siapa aja. Termasuk orang yang seharusnya ngelindungin lo.

Sumber: Cops Keep Getting Arrested for Using Flock's Cameras to Stalk People