Dipublikasikan: 20 Agustus 2026 · ~275 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
PINE64 Stop Produksi Perangkat Linux, Kelangkaan DRAM dan eMMC Kambuh
PINE64 nggak produksi perangkat Linux baru dalam waktu dekat gara-gara kelangkaan DRAM dan eMMC. Stok PineNote sama PineTab2 bisa habis tiga bulan lagi. Ini tamparan buat ekosistem Linux hardware yang lagi naik daun.
Kabar ini bakal bikin penggemar Linux hardware ngelus dada. PINE64, vendor yang dikenal rajin ngerilis perangkat Linux murah meriah, ngaku nggak punya rencana produksi perangkat Linux baru dalam waktu dekat. Biang keroknya kelangkaan DRAM dan eMMC yang lagi parah.
Produksi baru bakal ditimbang ulang tergantung harga komponen setelah pertengahan 2027. Artinya stok PineNote dan PineTab2 yang ada sekarang bisa ludes dalam tiga bulan.
Yang kena dampak
Jajaran Linux device kena tunda dulu. PineNote dan PineTab2 jadi yang paling terancam karena stoknya bakal habis duluan, dan batch berikutnya nggak jelas kapan muncul.
Kabar baiknya, PineTime, PineVoice, dan Pinecil tetap jalan normal. Perangkat ini pakai MCU yang komponennya lebih gampang didapat, jadi produksinya nggak terlalu terganggu sama kekacauan supply chain DRAM.
Kenapa ini penting
PINE64 itu salah satu pemain kunci di segmen Linux hardware yang terjangkau. Mereka sering jadi pintu masuk pertama buat orang yang mau coba Linux di perangkat nyata tanpa ngerogoh kocek dalem.
Kalau mereka mandek, opsi perangkat open source buat developer makin sempit. Ini juga pengingat kalau rantai pasok komponen masih rapuh. Vendor sekecil PINE64 kena duluan, tapi efeknya bisa nyebar ke produsen hardware lain.
Situasi supply chain kayak gini emang di luar kendali PINE64. Yang bisa kita lakuin cuma nunggu sambil berharap harga komponen balik normal. Buat yang mau dukung Linux hardware, sekarang waktunya ambil keputusan sebelum stok abis.
Sumber: PINE64 Halts Linux Device Production Amid DRAM and EMMC Shortages