Lewati ke konten utama

Dipublikasikan: 15 Juli 2026 · ~207 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Meta Digugat Gegara PHK Massal Ditentukan AI, Bukan Manusia

26 karyawan Meta gugat perusahaan karena PHK massal ditentukan oleh sistem AI yang memonitor aktivitas dan penggunaan AI tools internal.

PHK massal di Meta tahun lalu ternyata menyisakan cerita yang lebih serem. 26 karyawan yang kena PHK sekarang menggugat perusahaan, dengan tuduhan yang cukup gila: keputusan siapa yang dipecat ditentukan oleh AI, bukan manager manusia.

Apa yang dituduhkan

Dalam gugatan yang diajukan, para karyawan bilang Meta nggak pake pertimbangan manager yang kenal langsung sama kinerja mereka. Sebaliknya, Meta pake konstelasi sistem AI internal buat nilai, ngeranking, dan milih siapa yang masuk daftar PHK. Sistem yang dipake mulai dari Metamate, agen second-brain yang dilatih pake data karyawan, sampe monitoring keyboard dan aktivitas.

Ironinya

Salah satu kriteria yang bikin karyawan kena score rendah adalah seberapa sering mereka pake AI tools buatan Meta sendiri. Jadi makin jarang lo pake AI internal, makin besar kemungkinan lo kena PHK. Ironis banget, kan? Sistem AI yang katanya mau bantu produktivitas, malah jadi alat buat nge-judge dan nge-gaslight karyawan sendiri.

Cerita ini bukan cuma soal Meta. Ini peringatan buat semua perusahaan: AI emang canggih, tapi urusan nasib orang jangan diserahkan mentah-mentah ke algoritma.

Sumber: Lawsuit Claims Meta's Layoff Decisions Were Made By AI, Not Humans