Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 25 Juli 2026 · ~245 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Codeberg Larang Total Kode Hasil AI di Platform Open Source, Ini Alasannya

Platform open source Codeberg resmi melarang project dengan kode yang sebagian besar dihasilkan oleh AI atau LLM. Cryptocurrency projects juga kena ban. Keputusan ini bikin heboh komunitas developer.

Codeberg, platform hosting open source yang dikelola komunitas, baru saja bikin keputusan yang cukup kontroversial. Mereka resmi melarang project yang kodenya sebagian besar atau seluruhnya dihasilkan oleh LLM dan tools AI. Keputusan ini adalah hasil voting internal komunitas yang sudah berlangsung cukup lama.

Hasil voting publik

Gak main-main, voting yang dilakukan menghasilkan 358 suara mendukung dan 144 menentang. Artinya mayoritas anggota komunitas Codeberg sepakat kalau project berbasis AI-generated code gak sejalan sama value open source yang mereka pegang. Sebelumnya mereka juga udah melarang project cryptocurrency. Jadi ini gelombang kedua dari kebijakan baru mereka.

Alasan di balik larangan

Ada dua alasan utama. Pertama, soal license whitewashing. Kode hasil AI seringkali bermasalah dari sisi lisensi karena data training-nya bisa aja ngambil dari project open source tanpa atribusi yang benar. Kedua, soal biaya hardware. Hyper scaling data center AI yang gila-gilaan ini punya dampak langsung ke ketersediaan komponen dan bikin biaya infrastruktur meroket. Buat komunitas open source, ini masalah serius.

Codeberg emang bukan platform sebesar GitHub, tapi keputusan mereka bisa jadi preseden buat platform lain. Kita bakal lihat apakah GitHub, GitLab, dan lainnya bakal ngikut atau tetap jalan sendiri. Yang jelas, debat soal AI dalam open source baru aja dimulai.

Sumber: Codeberg Bans Cryptocurrency and LLM-Generated Code Projects