Dipublikasikan: 19 Juli 2026 · ~283 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
BASIC Kembali Lewat QT6. Nostalgia atau Tools Belajar Coding?
BASIC-256 di-porting ke QT6 dan sekarang bisa jalan di browser lewat WebAssembly. Buat yang kangen coding ala 80-an atau mau ngajarin anak, ini menarik.
Dunia developer lagi dapet kejutan nostalgia. BASIC, bahasa pemrograman yang jadi gerbang masuk coding buat banyak orang di era 80-an, balik lagi. Kali ini lewat porting BASIC-256 ke QT6.
Yang lebih keren, versi terbaru ini bisa jalan di browser berkat WebAssembly. Jadi lo nggak perlu install apa-apa buat cobain BASIC langsung dari browser.
Apa yang berubah
BASIC-256 ini sebenernya udah ada sejak lama sebagai versi modern dari BASIC yang fokus ke pendidikan. Bedanya, sekarang di-porting ke QT6 yang bikin aplikasinya bisa jalan di berbagai platform. Dari Windows, Linux, macOS, sampai web browser lewat WebAssembly.
[UglyMike] yang ngerjain porting ini bikin BASIC-256 jadi lebih portable dari sebelumnya. Kode yang ditulis di satu platform bisa jalan di platform lain tanpa banyak perubahan. Cocok buat yang pengen ngajarin coding tanpa ribet urusan setup lingkungan pengembangan.
Buat siapa
Dua target utama. Pertama, buat edukasi. BASIC-256 punya grafis built-in dan 64-bit variables yang bikin pembelajaran coding jadi lebih visual dan interaktif. Cocok buat ngajarin logika pemrograman ke pemula tanpa harus langsung masuk ke syntax yang kompleks.
Kedua, buat developer tua yang kangen nostalgia. Kadang seru juga balik ke akar dan nulis kode BASIC lagi buat iseng-iseng. Lumayan buat healing dari dunia JavaScript yang makin kompleks.
BASIC mungkin udah jarang dipake di industri, tapi sebagai alat belajar dan nostalgia, kedatangannya kembali lewat QT6 patut diapresiasi. Siapa tahu ini bisa jadi pintu masuk buat generasi baru yang pengen kenalan dengan coding dari sisi yang lebih simpel.
Sumber: QT6 brings BASIC to the Web Browser, or Your Computer