Dipublikasikan: 17 Agustus 2026 · ~246 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Watermark Tersembunyi di Teks Claude, Ini Cara Kerjanya
Anthropic akhirnya buka kartu soal watermark tak terlihat di teks Claude. Teknologinya nyambung ke SynthID-Text dari Google DeepMind, dan ini bagian dari kepatuhan ke AI Act Eropa.
Anthropic akhirnya buka kartu soal watermark tak terlihat yang bakal ditempel di teks hasil Claude. Fitur ini bukan sekadar gimmick, tapi bentuk kepatuhan mereka terhadap aturan transparansi AI di Eropa.
Apa yang diumumin
Di pengumuman resminya, Anthropic bilang sistem penandaan teks Claude ini adalah versi dari pendekatan SynthID-Text. Itu teknologi watermarking open source bikinan Google DeepMind yang nyiptain pola yang bisa dideteksi lewat probabilitas pemilihan kata.
Selain watermark teks, Claude juga bakal dapet dukungan C2PA buat gambar yang diproses. Dua-duanya digenjot buat memenuhi kewajiban Anthropic di bawah EU AI Act, yang mewajibkan konten sintetis audio, gambar, video, dan teks punya tanda yang bisa dibaca mesin.
Gimana caranya
Intinya, SynthID-Text nyisipin pola statistik yang halus di dalam teks yang dihasilkan. Pola itu hampir mustahil disadari manusia biasa, tapi bisa dideteksi oleh sistem khusus.
Karena polanya dibuat lewat pemilihan kata yang probabilitasnya dimanipulasi pelan-pelan, watermark nempel di level kalimat, bukan di metadata yang gampang dibuang. Jadi meskipun teksnya disalin atau diubah sedikit, jejaknya tetep kebaca.
Ini baru tahap awal dan detail implementasinya masih perlu dipantau. Tapi satu hal yang jelas, watermark jadi bagian yang makin wajib di ekosistem AI. Buat developer yang mau stay update, sekarang saatnya mulai akrab sama teknologi semacam SynthID-Text.
Sumber: Anthropic explains how Claude's invisible text watermarks will work