Dipublikasikan: 6 September 2026 · ~283 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Seattle Times dan Newsday Ikut Gugat OpenAI dan Microsoft
Dua media besar Amerika ikut menggugat OpenAI dan Microsoft soal konten jurnalistik yang dipakai untuk training AI. Ini sinyal kalau urusan lisensi data belum kelar, dan dampaknya bakal terasa sampai ke industri kita.
Perang antara penerbit media dan perusahaan AI makin panjang daftarnya. Setelah beberapa surat kabar besar pilih jalur hukum, sekarang giliran Seattle Times dan Newsday yang resmi menggugat OpenAI dan Microsoft.
Isu utamanya nggak berubah, soal jurnalisme mereka yang diduga dipakai buat melatih model AI tanpa izin. Buat yang ngikutin tren ini, polanya udah keliatan jelas.
Apa yang sebenarnya digugat
Kedua media ini menuding OpenAI dan Microsoft memakai konten mereka sebagai bahan training model tanpa persetujuan. Bentuknya mirip gugatan yang udah duluan muncul, soal karya yang dipakai tanpa lisensi buat menghasilkan model yang nilainya ikut kebawa.
Intinya, media merasa kerjaan mereka diambil diam-diam padahal produksi berita butuh biaya dan waktu besar. Makanya makin banyak yang milih jalur hukum daripada sekadar komplain di forum.
Ini bukan cuma soal dua perusahaan
Kasus ini sebenernya uji coba gede buat masa depan data training. Kalau penerbit menang, cara OpenAI dan kompetitornya ngumpulin data bakal berubah total. Kalau mereka kalah, tren yang sekarang jalan bakal makin liar.
Dari sisi teknis, pertanyaannya juga seru. Gimana cara ngebedain model yang belajar dari fakta umum sama model yang nyomot tulisan orang. Batas itulah yang sekarang lagi diuji di pengadilan.
Gugatan ini mungkin belum langsung berujung keputusan besar. Tapi arahnya udah jelas, masalah lisensi dan data training AI bakal jadi isu panjang yang nggak bisa dihindari, baik di Amerika maupun nanti di belahan dunia lain, termasuk Indonesia.
Sumber: Seattle Times and Newsday are the latest publications to sue OpenAI and Microsoft