Dipublikasikan: 24 Juni 2026 · ~1 menit baca
Saham AI Ambruk dalam Sehari, Startup Tech Wajib Waspada
Nasdaq drop 2,2% dalam sehari. Saham AI dan chipmaker dijual besar-besaran. Buat startup tech yang bergantung sama pendanaan investor, ini alarm yang nggak boleh diabaikan.
Selasa minggu ini jadi hari yang menegangkan buat pasar saham global. Saham-saham AI dan chipmaker jeblok, Nasdaq ambruk 2,2%, dan efeknya ngerambat sampai ke Asia. Ini bukan sekadar koreksi biasa. Lo yang berkecimpung di startup tech wajib nyimak.
Apa yang sebenernya terjadi?
Investor mulai panic sell saham AI besar-besaran. Nasdaq turun 2,2%, S&P 500 ikut merah 1,43%. Tujuh perusahaan tech raksasa yang selama ini nopang 30% dari S&P 500 jadi pusat perhatian. Ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik AS-Iran, tapi faktor utamanya tetep soal keraguan investor terhadap valuasi AI yang udah terlalu tinggi.
Mirip dot-com bubble?
Banyak ekonom udah dari tahun lalu warning bahwa AI bubble ini mengingatkan mereka pada dot-com bubble awal 2000-an. Bedanya, scale sekarang jauh lebih gede. AI udah merasuk ke semua sektor. Kalau bubble beneran pecah, efeknya bisa lebih brutal. Startup yang masih bakar duit tanpa revenue jelas bakal jadi korban pertama.
Sell-off ini belum berarti akhir dari AI. Tapi jelas jadi wake-up call buat semua yang main di sektor ini. Jangan panik, tapi siap-siap. Yang punya fundamental kuat bakal selamat, yang cuma nebeng hype bakalan tersapu.
Sumber: US AI Stock Sell-Off Shakes Markets From Wall Street To Asia