Dipublikasikan: 19 Juni 2026

OpenAI Rekrut Dua Nama Besar Jelang IPO, Ada Penemu Transformer dan Mantan Kebijakan AI Trump

OpenAI tambah amunisi jelang IPO dengan rekrut Noam Shazeer, salah satu penemu Transformer dari Google DeepMind, dan Dean Ball, mantan kebijakan AI Trump.

OpenAI kayaknya lagi serius banget prepare buat IPO. Buktinya, dalam satu minggu yang sama mereka berhasil ngerekrut dua nama besar. Noam Shazeer dari Google DeepMind dan Dean Ball yang sebelumnya ngurusin kebijakan AI di era Trump. Ini bukan rekrutan biasa-biasa aja.

Siapa Noam Shazeer dan kenapa dia penting?

Noam Shazeer adalah salah satu penemu arsitektur Transformer. Iya, Transformer yang jadi fondasi dari hampir semua model AI modern kayak GPT, Claude, Gemini, dan lain-lain. Selama ini dia di Google DeepMind dan sekarang balik ke OpenAI. Ini kayak legenda balik ke rumah sendiri. Kehadirannya bisa ngebantu OpenAI ngebut dalam riset dan pengembangan model generasi berikutnya, sesuatu yang krusial sebelum IPO.

Terus, ada Dean Ball juga

Dean Ball sebelumnya menjabat di bawah kepemimpinan Trump ngurusin kebijakan AI tingkat federal. Rekrutan ini jelas strategis. OpenAI butuh orang yang paham betul seluk-beluk regulasi AI di Amerika, terutama karena perusahaan akan makin diawasi setelah go public. Punya orang yang kenal cara kerja pemerintahan dan kebijakan AI adalah langkah cerdas buat navigasi risiko regulasi ke depan.

OpenAI jelas lagi ngebut banget. IPO bukan lagi isapan jempol, dan mereka pengen tampil sekuat mungkin. Dengan tambahan Shazeer di sisi teknis dan Ball di sisi regulasi, masa depan OpenAI makin menarik buat diintip. Dan pastinya, ini kabar buruk buat kompetitor yang lagi kelimpungan nyari talent sekelas mereka.

Sumber: OpenAI is bringing on some big guns in the lead-up to its IPO