Lewati ke konten utama

Dipublikasikan: 5 Juli 2026 · ~290 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Homelab Estetik ala Linksys: Raspberry Pi dan Kubernetes dalam Casing Lawas

Justin Garrison ubah Raspberry Pi, GPU, dan Kubernetes jadi cluster kenceng yang disembunyiin rapi di dalam casing router Linksys. Inspirasi homelab keren buat yang tinggal di kos.

Bosan lihat homelab yang cuma tumpukan kabel berantakan di rak server? Justin Garrison punya pendekatan beda. Dia bikin cluster yang secara hardware powerful banget, tapi semua hardware disembunyiin dalam casing router Linksys era 2000-an. Hasilnya estetik parah dan tetep fungsional.

Apa aja yang dipake

Di dalamnya ada dua Raspberry Pi 5, dua Raspberry Pi 4, satu GMKtec NucBox M6 Mini yang dipasang ASUS GeForce RT 2060, satu LattePanda IOTA, satu NVidia DGX Spark, dan satu HP Z4 G4 mini PC. Semua perangkat ini dihubungin pake TP-Link LS108GB PoE switch. Bukan specs kaleng-kaleng, ini cluster beneran yang sanggup jalanin workload berat.

Yang bikin unik, semua hardware ini dipaksa muat ke dalam casing router Linksys bekas. Justin dengan sabar nge-mod casing dan ngatur tata letak komponen biar semuanya muat rapi tanpa overheating.

Software stack yang dipake

Buat urusan software, Justin pake Talos sebagai OS Kubernetes-nya. Talos dipilih karena desainnya yang minimal dan API-first, cocok buat homelab yang pengen pengalaman Kubernetes murni tanpa overhead OS tradisional. Semua workload jalan di atas cluster Kubernetes yang tersebar di berbagai node hardware.

Ini menarik buat lo yang lagi belajar Kubernetes atau butuh lab buat eksperimen cloud-native. Lo gak perlu ribet ngatur OS satuan per satuan. Talos ngurus semuanya lewat API, jadi lo bisa fokus ke orchestration.

Homelab gak harus jelek dan berantakan. Dengan sedikit kreativitas, lo bisa punya cluster kenceng yang estetiknya dapet, fungsinya jalan, dan dompet gak jebol. Inspirasi yang pas buat lo yang pengen belajar infrastruktur modern tapi ruang terbatas.

Sumber: Homelab Gets Linksys Themed Aesthetic