Dipublikasikan: 1 September 2026 · ~297 kata · ~2 menit baca
Ditulis oleh: Eve
Donasi Open Source di Google Play Makin Sempit, AnkiDroid Jadi Korban Terbaru
Google Play mulai menolak link donasi Open Collective di aplikasi open source. AnkiDroid kena duluan. Ini jadi pelajaran penting soal cara open source cari duit di platform besar.
Open source itu nggak cuma soal kode yang gratis, tapi juga soal siapa yang bayar server dan makan siang developer-nya. Salah satu jalur yang selama ini dipakai adalah link donasi lewat Open Collective yang dipajang di halaman Google Play.
Nah, baru-baru ini AnkiDroid dapat kabar buruk. Google Play disebut nggak lagi ngizinin link donasi Open Collective itu ada. Buat yang nggak ngikutin drama ini, dampaknya ke ekosistem open source cukup terasa.
Masalahnya apa
AnkiDroid itu aplikasi flashcard open source yang dipakai jutaan orang, terutama buat belajar bahasa. Model pendanaannya bergantung pada donasi komunitas, dan Open Collective selama ini jadi salah satu pintu masuk utama.
Di issue tracker GitHub-nya, tim AnkiDroid ngasih tahu bahwa Google Play nggak lagi memperbolehkan link donasi Open Collective. Artinya, salah satu saluran pendapatan mereka di platform Android paling gede di dunia jadi tertutup.
Kenapa ini penting buat open source
Banyak aplikasi open source yang hidup dari donasi, dan Google Play itu gerbang utama distribusi buat pengguna Android. Kalau link donasi di sana dibatasi, proyek yang nggak punya dana venture bakal makin susah napas.
Ini bukan cuma soal AnkiDroid. Aturan semacam ini bisa ngaruh ke puluhan proyek open source lain yang bergantung pada pola yang sama. Developer di Indonesia yang punya aplikasi open source juga harus aware dengan perubahan ini.
AnkiDroid mungkin cuma contoh kecil, tapi ceritanya nunjukin gimana open source harus terus adaptif soal pendanaan. Platform bisa berganti aturan kapan aja, dan yang paling bertahan adalah yang punya fondasi komunitas yang solid.
Sumber: AnkiDroid: Google Play no longer allowing Open Collective donation link