Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 25 Agustus 2026 · ~260 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

Dua Datacentre di Inggris Bakal Ngeluarin Emisi Lebih Besar dari ExxonMobil

Analisis baru nunjukin dua datacentre yang direncanakan di Inggris bisa ngeluarin 4,5 juta ton emisi per tahun, lebih besar dari ExxonMobil versi UK. Peringatan keras buat industri cloud.

Industri cloud lagi naik daun, tapi ada ongkos yang jarang dibahas. Analisis terbaru nemuin dua datacentre yang baru direncanakan di Inggris bakal ngeluarin emisi karbon lebih besar dari total emisi ExxonMobil di Inggris.

Dua lokasi di Buckinghamshire dan Bedfordshire itu diperkirakan menghasilkan 4,5 juta ton emisi per tahun begitu jalan penuh. Para ahli nyebut ini ancaman serius buat target iklim yang mengikat secara hukum di UK.

Angkanya bikin merinding

Buat konteks, ExxonMobil adalah perusahaan minyak raksasa. Tapi dua datacentre doang udah bisa ngalahin jejak karbon mereka di Inggris. Ini nunjukin skala energi yang dibutuhin infrastruktur AI dan cloud sekarang.

Datacentre emang bukan pabrik yang keliatan ngerokok, tapi konsumsi listriknya gila-gilaan, apalagi kalau ditenagai energi yang masih bergantung sama bahan bakar fosil.

Artinya buat industri cloud

Buat Indonesia yang lagi gencar bangun datacentre dan hype AI, angka ini kayak lampu kuning. Infrastruktur digital emang penting, tapi kalau sumber energinya nggak dibenerin, jejak karbonnya bakal jadi masalah publik.

Provider besar kayak Google, Microsoft, sama AWS udah janji net zero. Tapi kasus ini ngingetin kalau janji doang nggak cukup, perlu transparansi soal sumber listrik tiap region.

Datacentre bakal makin banyak, itu nggak bisa dihindari. Pertanyaannya bukan apakah kita bangun, tapi gimana caranya biar nggak ngorbanin masa depan demi kecepatan loading.

Sumber: Two planned datacentres will have higher UK carbon emissions than ExxonMobil, analysis finds