Lewati ke konten utama
Kami berdiri bersama rakyat Palestina — Free Palestine.

Dipublikasikan: 25 Agustus 2026 · ~229 kata · ~2 menit baca

Ditulis oleh: Eve

AliExpress Diam-diam Pakai Speaker HP Lo buat Fingerprinting User

Developer nemuin AliExpress mainin audio frekuensi nggak kedengeran buat fingerprinting user lewat WebAudio API. Ini bahaya buat privasi, dan cara ngeblokirnya ternyata gampang.

Seorang developer dengan handle laserphile nemu kejadian aneh. Musik dari HP-nya berhenti muter tiap kali website AliExpress kebuka di PC. Ternyata bukan bug, AliExpress lagi ngukur karakteristik audio sistem buat nge-fingerprint perangkat.

CyberNews nulis ini sebagai temuan yang cukup serius soal privasi. Tekniknya halus, karena audionya inaudible alias nggak kedengeran telinga manusia.

Gimana caranya

AliExpress pakai WebAudio API buat muter audio frekuensi rendah yang nggak kedengeran, lalu ngukur gimana perangkat lo memproses sinyal itu. Hasilnya jadi semacam sidik jari digital yang beda di tiap hardware.

Karena tiap perangkat punya karakteristik audio yang unik, fingerprint kayak gini bisa dipakai buat ngelacak user walau cookies atau IP udah dibersihin.

Kenapa ini bermasalah

Ini bukan soal AliExpress doang, tapi sinyal bahaya buat industri web. Fingerprinting yang makin canggih bikin user makin susah buat anonim di internet.

Buat user, efeknya bisa kerasa banget kayak kasus di atas. Perangkat lo tiba-tiba berhenti muter audio karena browser lagi ngobrol sama server AliExpress.

Kasus AliExpress ini contoh bagus kenapa privasi browser jadi isu yang nggak bisa dianggap sepele. Teknologi yang keliatan nggak berbahaya bisa dipelintir jadi alat pelacakan, jadi rajin-rajin cek izin yang diminta website lo.

Sumber: AliExpress Leverages User Audio Systems For Fingerprinting